.gradient { background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #fafafa), color-stop(1, #f5f5f5)); } - See more at: http://www.seoterpadu.com/2015/01/7-cara-mempercantik-tampilan-blog.html#sthash.3B05lUGi.dpuf

Sabtu, 30 April 2016

Perang Ketupat




Gendang panjang, gendang Tempilang
Gendang disambit, kulet belulang
Tari kamei, tari Serimbang,
Tari kek nyambut, tamu yang datang

Lagu Timang Burong (Menimang Burung) pengiring tari serimbang itu dilantunkan secara lembut. Lagu itu, diiringi suara gendang dari enam penabuh serta alunan dawai (alat musik), untuk mengiringi gerak lima penari remaja yang menyambut tamu. Dengan baju dan selendang merah, kelima penari menyita perhatian ribuan pengunjung yang memadati Pantai Pasir Kuning, Tempilang, Bangka Barat, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tarian yang menggambarkan kegembiraan sekumpulan burung siang menyambut kehadiran seekor burung malam itu merupakan pembukaan dari rangkaian tradisi perang ketupat, khas Kecamatan Tempilang di Bangka Belitung. Tradisi tersebut menggambarkan perang terhadap makhluk-makhluk halus yang jahat, yang sering mengganggu kehidupan masyarakat.

Tradisi itu sebenarnya sudah dimulai pada malam sebelum perang ketupat dimulai. Pada malam hari sebelumnya, tiga dukun Kecamatan Tempilang, yaitu dukun darat, dukun laut, dan dukun yang paling senior, memulai upacara Penimbongan.

Upacara dimaksudkan untuk memberi makan makhluk halus yang dipercaya bertempat tinggal di darat. Sesaji untuk makanan makhluk halus itu diletakkan di atas penimbong atau rumah-rumahan dari kayu menangor.

Secara bergantian, ketiga dukun itu memanggil roh-roh di Gunung Panden, yaitu Akek Sekerincing, Besi Akek Simpai, Akek Bejanggut Kawat, Datuk Segenter Alam, Putri Urai Emas, Putri Lepek Panden, serta makhluk halus yang bermukim di Gunung Mares, yaitu Sumedang Jati Suara dan Akek Kebudin.

Menurut para dukun, makhluk-makhluk halus itu bertabiat baik dan menjadi penjaga Desa Tempilang dari serangan roh-roh jahat. Karena itu, mereka harus diberi makan agar tetap bersikap baik terhadap warga desa.

Pada upacara Penimbongan itu digelar tari campak, tari serimbang, tari kedidi, dan tari seramo. Tari campak dilakukan dalam beberapa tahap dengan iringan pantun yang dinyanyikan secara bersahut-sahutan. Tari ini juga biasa digelar dalam pesta pernikahan atau pesta rakyat lainnya.

Tari kedidi lebih mirip dengan peragaan jurus-jurus silat yang diilhami gerakan lincah burung kedidi, sedangkan tari seramo merupakan tari penutup yang menggambarkan pertempuran habis-habisan antara kebenaran melawan kejahatan.

Seusai upacara Penimbongan, para dukun itu kembali mengadakan upacara Ngancak, yakni pada tengah malamnya. Upacara Ngancak dimaksudkan memberi makan kepada makhluk halus penunggu laut.

Diterangi empat batang lilin, dukun laut membuka acara itu dengan membaca mantra-mantra pemanggil makhluk halus penunggu laut, di antara bebatuan tepi Pantai Pasir Kuning, Tempilang. Nama-nama makhluk halus itu diyakini tidak boleh diberitahukan kepada masyarakat agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.

Seperti pada upacara Penimbongan, upacara Ngancak juga dilengkapi sesaji bagi makhluk halus penunggu laut. Sesaji itu dipercaya merupakan makanan kesukaan siluman buaya, yaitu buk pulot atau nasi ketan, telur rebus, dan pisang rejang.

Perang ketupat

Pagi harinya, seusai tari serimbang digelar, dukun darat dan dukun laut bersatu merapal mantra di depan wadah yang berisi 40 ketupat. Mereka juga berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar perayaan tersebut dilindungi, jauh dari bencana.

Di tengah membaca mantra, dukun darat tiba-tiba tak sadarkan diri (trance) dan terjatuh. Dukun laut menolongnya dengan membaca beberapa mantra, dan akhirnya dukun darat pun sadar dalam hitungan detik.

Menurut beberapa orang tua di tempat tersebut, ketika itu dukun darat sedang berhubungan dengan arwah para leluhur. Kenyataannya, setelah siuman, dukun darat menyampaikan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan (pantangan) warga selama tiga hari, antara lain melaut, bertengkar, menjuntai kaki dari sampan ke laut, menjemur pakaian di pagar, dan mencuci kelambu serta cincin di sungai atau laut.

Setelah semua ritual doa selesai, kedua dukun itu langsung menata ketupat di atas sehelai tikar pandan. Sepuluh ketupat menghadap ke sisi darat dan sepuluh lainnya ke sisi laut. Kemudian, 20 pemuda yang menjadi peserta perang ketupat juga berhadapan dalam dua kelompok, menghadap ke laut dan ke darat.

Dukun darat memberi contoh dengan melemparkan ketupat ke punggung dukun laut dan kemudian dibalas, tetapi ketupat tidak boleh dilemparkan ke arah kepala. Kemudian, dengan aba-aba peluit dari dukun laut, perang ketupat pun dimulai.

Ke-20 pemuda langsung menghambur ke tengah dan saling melemparkan ketupat ke arah lawan mereka. Semua bersemangat melemparkan ketupat sekeras-kerasnya dan berebut ketupat yang jatuh. Keadaan kacau sampai dukun laut meniup peluitnya tanda usai perang dan mereka pun berjabat tangan.

Selanjutnya, perang babak kedua dimulai. Prosesnya sama dengan yang pertama, tetapi pesertanya diganti. Perang kali ini pun tidak kalah serunya karena semua peserta melempar ketupat dengan penuh emosi.

Rangkaian upacara itu ditutup dengan upacara Nganyot Perae atau menghanyutkan perahu mainan dari kayu ke laut. Upacara itu dimaksudkan mengantar para makhluk halus pulang agar tidak mengganggu masyarakat Tempilang.

Pergeseran budaya

Kentalnya pengaruh dukun dan dominannya aspek animisme (kepercayaan terhadap roh dan mahluk halus) dalam tradisi perang ketupat terjadi karena budaya ini merupakan warisan masyarakat asli Pulau Bangka yang belum beragama, atau sering disebut sebagai orang Lom. Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan dimulainya tradisi ini. Namun, berdasarkan cerita rakyat, ketika Gunung Krakatu meletus pada tahun 1883, tradisi ini sudah ada.

Seiring dengan masuknya pengaruh Islam ke Bangka, tradisi tersebut pun mengalami beberapa perubahan cara dan pergeseran substansi. Meskipun tetap turut menonton perang ketupat, sebagian besar warga yang beragama Islam telah mengubah beberapa ritual menjadi bernuansa islami.

Perayaan yang dulunya difokuskan bagi roh-roh halus, kini sebagian ditujukan untuk mengenang arwah leluhur. Demikian pula dengan sesaji, diubah menjadi kenduri untuk dimakan bersama.

Event Budaya

Atraksi/Event Budaya yang ada di Bangka Belitung


  1. Perang Ketupat
  2. Buang Jong
  3. Mandi Belimau
  4. Ruwah
  5. Kongian
  6. Sembahyang Rebut
  7. Sembahyang Kubur
  8. Kawin Masal
  9. Nganggung
  10. Maulid Nabi Muhammad
  11. Isra' Mi'raj
  12. Muharoman
  13. Selikur
  14. Idul Fitri/Hari Raya Puasa
  15. Idul Adha/Hari Raya Haji
  16. Nujuh Hari
  17. Empat Puluh Hari
  18. Nyeratus Hari

Rumah Adat

Rumah Adat Bangka Belitung


  Rumah panggung, rumah limas dan rumah rakit merupakan rumah tradisional Bangka Belitung. Hampir sama dengan propinsi lain yang ada di Pulau Sumatera model arsitektur rumah adat Bangka Belitung berciri arsitektur Melayu.Terdapat tiga macam ciri arsitektur rumah adat yaitu arsitektur Melayu awal, Melayu Bubung Panjang dan Melayu Bubung Limas. Arsitektur rumah Melayu Awal berujud rumah panggung kayu dimana hampir semua bahan material yang di pakai untuk rumah ini berupa kayu, bambu, rotan, akar pohon, daun-daun atau alang-alang yang banyak tumbuh dan sangat mudah diperoleh di sekitar pemukiman.   Arsitektur rumah Melayu Awal ini biasanya beratap tinggi dan sebagian atapnya miring. Saat pembangunan rumah yang berkaitan dengan tiang, masyarakat Kepulauan Bangka Belitung mengenal falsafah 9 tiang, dimana bangunan rumah yang didirikan memiliki 9 buah tiang. Tiang utama tempatnya di tengah dan didirikan pertama kali. Kemuduan atap rumah ditutup dengan daun rumbia. Sementara bagian dindingnya biasanya dibuat dari bahan pelepah/kulit kayu atau menggunakan buluh (bambu).

Berikut penjelasan singkat mengenai tiga macam Desain Bentuk Rumah Adat Bangka Belitung yang ada di Indonesia :

1. Desain Bentuk Rumah Adat Bangka Belitung : Rumah Panggung Rumah Panggung adalah rumah melayu awal yang masih terbuat dari material alam, seperti kayu, bambu, rotan, akar pohon, daun-daun atau alang-alang yang ada serta tumbuh di sekitar area pemukiman penduduk. Desain Bentuk Rumah Panggung ini berdasarkan pada filosofi 9 tiang, karenanya setiap rumah adat ini memiliki 9 tiang. Rumah Adat Bangka Belitung terdiri dari tiga bangian, yaitu ruang utama, loss dan dapur.

2. Desain Bentuk Rumah Adat Bangka Belitung : Rumah Limas Rumah Limas adalah merupakan hasil adopsi dari rumah tradisional asal Sumatra Selatan. Provinsi Bangka Belitung dahulunya berasal dari Sumatera Selatan sehingga Bangka Belitung memiliki rumah adat Limas juga. Ciri khas dari rumah adat Limas ini adalah atapnya yang berbentuk limas, rumah tradisional ini memiliki ketinggian lantai yang berbeda yang disebut Bengkilas. Perbedaan tinggi lantai ini menandakan derajat dari tamu yang memasuki ruangan terseut. Lantai tertinggi dipergunakan untuk kepentingan keluarga seperti hajatan. Sedangkan para tamu biasanya diterima hanya diteras atau di lantai kedua

3. Desain Bentuk Rumah Adat Bangka Belitung, Rumah Rakit asal Bangka Belitung3. Desain Bentuk Rumah Adat Bangka Belitung : Rumah Rakit Rumah Rakit seperti juga namanya, yaitu rakit yang berbentuk rumah. Rumah rakit ini dibangun diatas air sebagai tempat tinggal dan tempat bisnis ekonomi. Bahan utama dari rumah rakit adalah bambu. Jenis bambu yang digunakan adalah Bambu manyan, karena bambu ini sangat baik digunakan sebagai pelampung rumah rakit. Keunggulan dari bambu jenis ini yaitu, selain tahan lama juga memiliki bentuk yang besar-besar sehingga menjadi pilihan utama dalam pembuatan rumah rakit. Selain bambu, adapula yang menggunakan balok kayu sebagai pelampung rumah rakit.

Desain Bentuk Rumah Adat Bangka Belitung yang satu ini memang sagak unik, selain letaknya yang di atas air alias merupakan rumah terapung, rumah ini juga tidak menetap pada satu lokasi. Bahan dinding rumah rakit ialah papan kayu, sedangkan atapnya terbuat dari kulit, semacam daun yang dianyam. Sebagai penyatu bahan-bahan rumah tersebut adalah rotan. Rotan kecil difungsikan sebagai pengikat atap rumah sedangkan rotan yang berukuran agak besar dimanfaatkan untuk mengikat bambu atau balok yang berfungsi sebagai pelampung / rakit rumah atau bagian lantainya.








https://www.google.co.id/search?q=Rumah+panggung,+rumah+limas+dan+rumah+rakit+babel&espv=2&biw=1366&bih=623&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiY-sOxjLjMAhUQj44KHbZVDYUQ_AUIBigB#tbm=isch&tbs=rimg%3ACUqA2da83hTgIjimHaCmW8t-Jxhh3pWDUGnCJ4enYYtCJ5x9pONmR_1b3fvmnKxGpci3rdDkCjKhmn9lpI2UUnDfSfCoSCaYdoKZby34nEf6Q_1HlpLKDQKhIJGGHelYNQacIRb-8nHP_1iDwkqEgknh6dhi0InnBFu53VmZ92foSoSCX2k42ZH9vd-EepH-PUdgF9QKhIJ-acrEalyLesRkb7saoMHvaQqEgl0OQKMqGaf2REONcIKl_1D4eSoSCWkjZRScN9J8EYxboe0KZgn9&q=Rumah%20panggung%2C%20rumah%20limas%20dan%20rumah%20rakit%20babel&imgrc=0xDQnmNuigzr7M%3A

Jumat, 29 April 2016

Prasarana Transportasi


  1. Bandar Udara Depati Amir di Pangkalpinang
  2. Bandar Udara HAS Hanandjuddin di Tanjung Pandan
  3. Pelabuhan Pangkalbalam di Pangkalpinang
  4. Pelabuhan Tanjung Gudang di Belinyu
  5. Pelabuhan Tanjung Kalian di Mentok
  6. Pelabuhan Sadai di Sadai, Toboali
  7. Pelabuhan Tanjung Pandan di Tanjung Pandan (telah berganti nama menjadi "Pelabuhan Laskar Pelangi")
  8. Pelabuhan Tanjung Batu
  9. Pelabuhan Tanjung Ru di Pegantongan
  10. Pelabuhan Manggar

Lagu karya Anak Bangka Belitung

Kumpulan Lagu Karya Band Dari Bangka Belitung
Selanjutnya, Beberapa mp3 berikut ini juga dapat anda download yang merupakan hasil karya dari band bangka yang merupakan kumpulan lagu daerah bangka belitung lainnya dapat anda download di bawah ini :

Gamma Band 
Band bangka berasal dari daerah mancung kecamatan kelapa bangka barat yang lagunya pernah booming dengan lirik " satu atau dua pilih aku atau dia yang engkau suka "
  • Satu atau dua
  • 7 Samudera
  • 2 Jam berlalu


Chanda Band - Band Bangka berasal dari kota pangkalpinang.
Rasa untuk memiliki


Klaki - Band bangka yang berasal dari daerah sungailiat, yang mana arti dari band klaki adalah "laki - laki " K-Lucky "yang mempunyai keberuntungan.
 Diantara karyanya :
Pemali
Wadaw Boy
Nyesel

Lagu Daerah

inilah lagu-lagu daerah Bangka Belitung :
1. Yo Miak
Yok miak kite gi, ke kebun ke hume
Mawak suyak, mawak suyak mikol pacul
Kite begawe, kite begawe besame-same
Kite nebas lalang, macul rumpot
Biarlah leteh, biar leteh kebun lah berseh
Sahang lah kite, sahang kite la masak gale
Ambik belacan, garem, cabik kecit
Kite ngelempah, kite ngelempah lempah darat
Pucuk lah idat, alar keladi hai lempah darat
Yok miak kite makan laok lempah darat
Lempah darat, lempah darat Bangka asli
sungguh lah nyamen, sungguh nyamen makan di hume
Yok miak kite pulang, ari lah petang
Urang di humah, urang di humah nunggu lah lame
Sungguh lah seneng, sungguh seneng gawe lah ude

Sungguh lah seneng, sungguh seneng gawe lah ude

2. Alam Wisata Pulau Bangka
Pasir puteh di sepanjang pantai Bangka
Kite duduk di sure ari
Burung camar terbang diatas ombak
Sedenget agik ari nek malem
Banyak perau, perau nelayan pulang
Dari laot gi nyarik ikan
Laot tedoh, nelayan seneng ati e
Buleh e banyak bemacem-macem
Alam wisata pulau Bangka
Dari laot sampai ke darat
Tinggal ka dateng, cari tempet yang ka seneng
Alam wisata pulau Bangka
Pantai bersih laot e biru
Amper ge tiker, kite duduk sambil manggang ikan
Ati ge seneng dak pacak di kate

Ati ge seneng men datang ke sini

3. Men Sahang Lah Mirah
Men sahang-sahang lah mulai mirah
Musim metik ge mulai lah
Banyak keluar bujang kek miak
Memetik sambil berdendang
Tangan memetik mate bepandang
Ati bedebar dak kruan
Tingok-betingok janji-bejanji
Kelak pulang bedue
Sure lah dateng ari nek malem
Sedenget agik nek pulang
Bulan tersenyum, bujang ge girang, miak seneng ati e

La la la la la la la la la laaa....
La la la la la la la la la laaa....
La la la la la la la la la laaa....

Bujang kek miak betinten-tinten
Pulang ke rumah bedue
Malem ni cuma beseneng-seneng
Isok la begawe ulik
Sure lah dateng ari nek malem
Sedenget agik nek pulang
Bulan tersenyum, bujang ge girang, miak seneng ati e
Sure lah dateng ari nek malem
Sedenget agik nek pulang
Bulan tersenyum, bujang ge girang, miak seneng ati e
Sure lah dateng ari nek malem
Sedenget agik nek pulang
Bulan tersenyum, bujang ge girang, miak seneng ati e
Sure lah dateng ari nek malem
Sedenget agik nek pulang

Bulan tersenyum, bujang ge girang, miak seneng ati e

4. Nasib Si Bujang Saro

Gi ngapel, ngapel kerumah gadis
Dek beduit di pandang urang kecit
Gelak idup ku ne men dirik ge pudeng
Ketemu gadis dirik ne minder

Sedih ati ku ne, gi ngeliet urang
Gi makai mutor yeng dirik jalan kaki
Hanya gi ngigit jari ngeliet urang seneng
Dak tau ngapa lah men kalo idup susah

Yang lebih sakit idup ku la dibulek cinta
Dipandang gadis ku dak de dak punya ape-ape
Depan mate ko nya bejalen kek yeng laen
Sakit ati tapi dak acak ngape-ngape

Ku piker-piker biar idup ku misken
Yang penting agik ade harge diri
Sisa idup ku ne, ku serahken kek
Tuhan Mintaklah hari tua idup ku dek susah



5. SIDIK BELITONG - NGURAT 

"Aku duluk paling rajin ngurat
Tapi ndak sua dapat Sebab
Aku nenjad Urang setengah melarat
Cubak nu kantong padat
Banyak nok madat
Untung juak
Aku dapat nok bini gemuk bulat
Sampai sekarang beranak empat
Jangan kuat nak bezakat kite harus mufakat
Sebab bukan sini bezakat
Malam-malam payah nak bedekat"

Belimbai jalan belimbai sayang
Terenong ade nok dayang
Yuuuuu... Nang mimang lagak segile
Yuuuuuu... Dak tahan Aku nak tau
Kirase Aku nak juak ngikut kek die bejalan
Sampai kemane ngelangkak, Aku ndak tau

Pelintat pelintut pelintat pelintut
Jadi nambah kusut bedekatkan die
Keremat keremut keremat keremut
Lama jam nak nyangkut lemi de lutut,
Aku tekejut
Rase supat aku hilang, lalu mate saling mandang
Dak sadar kaki bang lubang,
Aku telentang

Belimbai jalan belimbai sayang
Terenong ade nok dayang
Yuuuuu... Nang mimang lagak segile
Yuuuuuu... Dak tahan Aku nak tau
Kirase Aku nak juak ngikut kek die bejalan
Sampai kemane ngelangkak, Aku ndak tau

Pelintat pelintut pelintat pelintut
Jadi nambah kusut bedekatkan die
Keremat keremut keremat keremut
Lama jam nak nyangkut lemi de lutut,
Aku tekejut
Rase supat aku hilang, lalu mate saling mandang
Dak sadar kaki bang lubang,
Aku telentang

Belimbai jalan belimbai sayang
Terenong ade nok dayang
Yuuuuu... Nang mimang lagak segile
Yuuuuuu... Dak tahan Aku nak tau
Kirase Aku nak juak ngikut kek die bejalan
Sampai kemane ngelangkak, Aku ndak tau

Belimbai jalan belimbai sayaaannngggg...





6. Icak-Icak Dek Tau 

Dari dulu ku ngeser kek ka
Dari dulu ku nakser kek ka
Tapi ngape ge ka icak-icak dek tau
Tiap malem temimpi mimpi
Tiap malem tebayang bayang
Rindu ati ko kek ka Na'udzubillah

Men di sekulah ku ningok ka begagil
Anget dingin ati dek keruan jadi e
Men ka duduk makan pentiaw disamping ko
Sejuk terase biar panas jam tige

Macem mane care e sayang
Ku nek made kek ka sayang
Sedih ati ko ka icak-icak dek tau

Ape perlu ku minum craken
Tapi hati ku ngeri sayang
Sedih ati ko, ka icak-icak dek tau


7. Miakku Sayang 

Miak ku sayang jangan macam ya.. .. ..
Ngape ku datang ka marah-marah
Ku dak de tau ujung pangkal e
Ape-ape sebab e

Sude gaharu cendana ulik
Sude la tau betanya ulik
Amoy yang ka bunceng kemaren luk
Jangan belagak budu

Oo nak yah kisah bulek e
Ka cemburu kek Halimah
Die anak e Mang Dullah
Tetangga sebelah umah

Maafin bang ku cemburu bute
Ku sangka abang bermain gile
Kini la seneng ase ati ku
Abang sayang e kek ku

Miak ku sayang jangan macam ya.. .. ..
Ngape ku datang ka marah-marah
Ku dak de tau ujung pangkal e
Ape-ape sebab e

Sude gaharu cendana ulik
Sude la tau betanya ulik
Amoy yang ka bunceng kemaren luk
Jangan belagak budu

Oo nak yah kisah bulek e
Ka cemburu kek Halimah
Die anak e Mang Dullah
Tetangga sebelah umah

Maafin bang ku cemburu bute
Ku sangka abang bermain gile
Kini la seneng ase ati ku
Abang sayang e kek ku

Same-same kite minta maaf
Yang sude-sude biarlah sude
Same-same lah kite ngejage
Jangan cemburu bute
Same-same lah kite ngejage

Jangan cemburu bute



objek wisata


  • Pesanggrahan Bung Karno Bukit Menumbing
  • Wisma Ranggam Mentok
  • Rumah Mayor Mentok
  • Masjid Jami' di Mentok
  • Tangga Seribu Mentok
  • Museum Timah Pangkalpinang
  • Masjid Jami' Pangkalpinang
  • Perkampungan Cina Tradisional Simpang Gedong
  • Taman Pha Kak Liang di Belinyu
  • Peninggalan Kerajaan Kuto Panji (Bong Khiung Fu) di Belinyu
  • Kolam Pemandian Air Panas di Pemali
  • Vihara Dewi Kuan Im di Sungailiat
  • Lokasi Film Laskar Pelangi di Gantung
  • Vihara Budhayana Dewi Kwam In Damar
  • Bendungan Pice Gantung
  • A1 Bukit Samak Manggar
  • Museum Buding
  • Situs Raja Balok di Desa Balok Kecamatan Dendang
  • Perigi Belande Buding
  • Makam Akik Ning di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka
  • Makam Atok Banjar atau Kyai Haji Habib Mansyur di Desa Petaling

Wisata Pantai

Pulau Bangka sangat terkenal dengan keindahan pantainya. Pada umumnya pantai di Bangka berpasir putih dan halus namun ada juga yang berwarna kuning keemasan seperti bulir padi. Pantainya landai dengan ombak lumayan besar dan dikelilingi oleh batu vulkanik yang unik dan indah. Beberapa pantai yang terkenal di Pulau Bangka antara lain:



  1. Pantai Parai Tenggiri
  2. Pantai Matras
  3. Pantai Tanjung Pesona
  4. Pantai Rebo
  5. Pantai Batu Berdaun
  6. Pantai Pasir Padi
  7. Pantai Tanjung Ru Sadai,Bangka Selatan
  8. Pantai Tanjung Kerasak, Bangka Selatan
  9. Pantai Gunung Namak, Bangka Selatan
  10. Pantai Tanjung Kelian, Bangka Barat, Mentok
  11. Pantai Tanjung Ular, Bangka Barat, Mentok
  12. Pantai Rambat, Bangka Barat, Rambat, Simpang Teritip
  13. Pantai Tungau, Bangka Barat, Simpang Gong, Simpang Teritip
  14. Pantai Siangau, Bangka Barat, Teluk Limau, Parittiga
  15. Pantai Blembang, Bangka Barat, Jebus, Parittiga
  16. Pantai Pasir Kuning, Bangka Barat, Air Lintang, Tempilang
  17. Pantai Romodong, Belinyu, Bangka Utara
  18. Pantai Tanjung Putat, Belinyu, Bangka Utara
  19. Pantai Penyusuk, Belinyu, Bangka Utara



Khusus Pulau Belitung merupakan pulau yang indah dengan pasir putih, pemandangan unik dengan pantai pasir putih yang asli dihiasi oleh batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal dan dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil. Salah satu pantai terbaik dan unik di Indonesia, seperti:

  1. Pantai Tanjung Kelayang
  2. Pantai Tanjung Binga
  3. Pantai Tanjung Tinggi
  4. Pulau Lengkuas
  5. Pulau Kepayang
  6. Pantai Punai
  7. Pantai Tanjung Pendam
  8. Pantai Nyiur Melambai
  9. Pantai Burung Mandi
  10. Pantai Bukit Batu

Media Massa Lokal

  1. Harian Bangka Pos
  2. Harian Babel Pos
  3. Harian Radar Bangka
  4. Harian Rakyat Pos
  5. Harian Metro Bangka Belitung
  6. Radio Jendela Serumpun Sebalai ( JESS )
  7. Radio Sonora
  8. Radio Eljohn
  9. Radio Prima
  10. Radio Palupi
  11. Bangka TV
  12. TVRI Babel
  13. Radio Pratama FM 99.2 MHz
  14. Radio Amoeba 105,1 FM Pangkalpinang live on Streaming
  15. Radio 104.6 BFM Tanjungpandan Belitung
  16. Radio Republik Indonesia Sungailiat Provinsi Kepulauan bangka Belitung FM 96,4 MHz (Media Lokal sekaligus Media Nasional)
  17. Radio Bernada FM 98.0 MHz, Sungailiat
  18. Radio HOKI FM 92 Mhz, Tanjungpandan ( Radio dengan bahasa Belitung, Hakka, Hokkien, dan Mandarin )
  19. Radio VOB FM 88 MHz, Tanjungpandan ( Radio dengan bahasa Belitung )



Keagamaan

Penduduk Kepulauan Bangka Belitung merupakan masyarakat yang beragama dan menjunjung tinggi kerukunan beragama. Tempat peribadatan agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ada sebanyak :
1. 730 masjid
2. 454 musala
3. 115 langgar 
4. 87 gereja protestan, 
5.30 gereja katolik
 

https://www.google.co.id/search?q=keagamaan+di+babel&espv=2&biw=1366&bih=623&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjUmNj_3LPMAhWIk5QKHX5iC-AQ_AUIBygC#tbm=isch&q=masjid+raya+tuatunu&imgrc=VzMKJxCdTdwBVM%3A



Perguruan Tinggi Bangka Belitung

Sejarah perguruan tinggi di Bangka Belitung diawali oleh Universitas Sriwijaya Cabang Bangka pada tahun 1970-an. Namun sesuai dengan peraturan yang tidak memperbolehkan perguruan tinggi negeri yang membuka cabang, maka pada awal tahun 1980-an Universitas Sriwijaya Cabang ditutup.Kalangan pendidik di Pulau Bangka yang peduli akan pentingnya pendidikan tinggi kemudian memprakarsai hadirnya perguruan tinggi di Bangka dengan membentuk Yayasan Pendidikan Bangka (Yapertiba) yang kemudian pada tahun 1982 mendirikan STIH Pertiba dengan jurusan Ilmu Hukum dan STIE Pertiba dengan jurusan Manajemen yang berada di Kota Pangkalpinang.Selanjutnya Universitas Terbuka hadir di Pulau Bangka pada tahun 1984.Yapertiba juga mendirikan STAI Bangka yang berada di Kota Sungailiat.

PT. Timah Tbk. ikut berpartisipasi mengembangkan dunia pendidikan tinggi dengan mendirikan Politehnik Manufaktur Timah pada tahun 1994 yang terletak di Kota Sungailiat yang memiliki 3 jurusan.Pada tahun 1990-an Pemkot Pangkalpinang turut andil mendirikan Akademi Keperawatan guna mencetak tenaga kesehatan yang handal sesuai kebutuhan daerah yang berlokasi di RSUD Pangkalpinang.Yapertiba pada tahun 1999 mendirikan STIPER Bangka yang berlokasi di Kota Sungailiat pada tahun 1999, selanjutnya STIPER Bangka pada tahun 2006 melebur menjadi bagian dari Universitas Bangka Belitung. Pada tahun 1999 juga berdiri Akademi Akuntansi Bakti yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Bakti.Di Pulau Belitung sejumlah pemerhati pendidikan pada tahun 1999 mendirikan Akademi Manajemen Belitung. 

STIE IBEK Babel turut hadir meramaikan dunia pendidikan tinggi di Bangka yang berdiri pada tahun 2000 berlokasi di Kota Pangkalpinang dengan jurusan Akuntansi dan Manajemen. Tahun 2001 AMIK Atma Luhur berdiri di Kota Pangkalpinang dengan kekhususan pada keahlian informatika, memiliki 2 jurusan yakni Manajemen Informatika dan Komputer Akuntansi. Pada tahun yang sama STIKES Abdi Nusa juga hadir di Pangkalpinang dengan jurusan Kesehatan Masyarakat. Pada tahun 2003 Stisipol Pahlawan 12 dan STT Pahlawan 12 didirikan di Kota Sungailiat.Departemene Agama pada tahun 2005 mendirikan STAIN Syekh Abdurrahman Sidik yang berlokasi di Kecamatan Mendo Barat.

Pada tahun 2006 berdirilah Universitas pertama di Bangka Belitung yakni Universitas Bangka Belitung (UBB) yang merupakan cikal bakal berdirinya universitas negeri di Bangka Belitung. UBB merupakan penggabungan 3 perguruan tinggi yaitu Polman Timah, STIPER Bangka dan STT Pahlawan 12. Pada bulan Februari 2009 UBB resmi menjadi universitas negeri dengan ditandatanganinya MoU penyerahan semua aset UBB dari Yayasan Cendikia Bangka kepada Dirjen Dikti Depdiknas.

1. STMIK Atma Luhur


STMIK Atma Luhur yang berdiri sejak tahun 2000 merupakan cikal bakal berdirinya Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Atma Luhur, perguruan tinggi pioneer dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang komputer di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan pengalaman 30 tahun mengelola pendidikan tinggi di bidang komputer, Yayasan Atma Luhur memiliki versi serta misi yang sangat terarah dan jelas dalam komitmennya menjalankan pendidikan tinggi bidang komputer, khususnya STMIK Atma Luhur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Globalisasi dan krisis yang berkepanjangan memberikan dampak dalam persaingan tenaga kerja profesional yang semakin ketat. Untuk itu, kita perlu membekali diri dengan kemampuan akademis maupun praktis agar menjadi tenaga kerja yang tangguh yang terus dapat bertahan dalam persaingan, khususnya dalam meningkatkan karier.

STMIK Atma Luhur membuka kesempatan untuk dapat menambah pengetahuan dalam bidang teknologi informasi yang pada saat ini masih merupakan pilihan teratas dalam peningkatan karier.

STMIK Atma Luhur adalah Sekolah tinggi manajeman informasi dan komputer yang terdapat di pangkalpinang,BABEL. Satu - satu nya Akademi Fakultas yang mempunyai jurusan komputer di Pangkalpinang, BABEL. AMIK Atma Luhur berdiri pada tanggal Pada tahun 2001. Dengan ada nya Sekolah tinggi ilmu komputer di Provinsi kepulauan Bangka Belitung dalam kurun waktu beberapa tahun tersebut memberikan arti bahwa masyarakat dalam memperoleh kesempatan pendidikan semakin besar dan hal ini menunjukan bahwa upaya untuk mengimbangi laju pertumbuhan peserta didik dari tahun ke tahun cukup mengembirakan. Pada tahun 2009/2010 Amik Atma Luhur merubah nama menjadi STMIK Atma Luhur Pangkalpinang. Selain itu juga STMIK Atma Luhur mempunyai induk cabang yang berada di jakarta yaitu Universitas Budi Luhur.
Dengan motto “a place for quality” yang dibuktikan dengan terus ditingkatkannya kualitas SDM, infrastruktur, fasilitas laboratorium, perpustakaan, maupun kurikulum, STMIK Atma Luhur membuka program Studi Teknik Informatika (S-1), Sistem Informasi (S-1), Manajemen Informatika (D-3), dan Komputerisasi Akuntansi (D-3).


2. Universitas Bangka Belitung
                                        

Universitas Bangka Belitung merupakan salah satu kampus negeri yang ada di bangka belitung. Universitas Bangka Belitung juga sering disebut dengan nama UBB. Universitas Bangka Belitung resmi berdiri pada tanggal 12 April 2006. Pendirian ini berbekal Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 52/ D/O/ 2006 tertanggal 12 April 2006. Pendirian UBB merupakan hasil penyatuan dari Politeknik Manufaktur Timah (Polman Timah), Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER Bangka), dan Sekolah Tinggi Teknik Pahlawan 12 (STTP 12). Pada waktu itu lokasi kampus UBB masih terpencar dimana kampus I berada di Air Kantung Sungailiat (Politeknik dan Fakultas Teknik).
Fakultas dan Jurusan Universitas Bangka Belitung :
   1. Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi UBB: 
  •   Jurusan Agroteknologi UBB 
  • Jurusan Agribisnis UBB 
  • Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan UBB 
  • Jurusan Budidaya Perairan (AQUACULTURE) UBB 
  • Jurusan Biologi UBB 
     2. Fakultas Hukum
  •  Ilmu Hukum 
  3. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 
  •  Ilmu Sosial 
  4. Fakultas Ekonomi 
  • Akutansi  Manajemen 

3. Politeknik Manufaktur Timah
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung [POLMAN BABEL] bermula dari Politeknik Manufaktur Timah yang didirikan pada tahun 1994 oleh PT. Timah Tbk. melalui Yayasan Polman Timah dengan asistensi dari Politeknik Manufaktur Bandung.

Polman Babel menawarkan 3 Program Studi yang berada di bawa 2 jurusan. Program pendidikan yang diselenggarakan di Polman Bangka Belitung adalah:
Jurusan Teknik Mesin:
Program Studi Diploma III Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin.
Program Studi Diploma III Teknik Perancangan Mekanik.
Jurusan Teknik Elektro dan Informatika:
Program Studi Diploma III Teknik Elektronika.
Itulah informasi mengenai Jurusan dan Program Studi yang ada di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung [POLMAN BABEL]. Mungkin ada salah satu yang anda inginkan. Oleh karena itu. silahkan anda mendaftarkan diri anda agar bisa  menjadi mahasiswa di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung [POLMAN BABEL].

Ada beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung [POLMAN BABEL] yaitu jalur
Jalur Undangan atau Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK).
Jalur Bidik Misi (Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi).
Jalur Ujian Mandiri/Gelombang I.
Jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) / Gelombang II. 

4. STAIN Syekh Abdurrahman Sidik
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddiq adalah Perguruan Tinggi Negeri pertama di Bangka Belitung yang mempunyai status Negeri selama 5 tahun di Bangka Belitung lalu kemudian diikuti oleh Polman Timah dan Universitas Bangka Belitung.

STAIN SAS Bangka Belitung memiliki 3 Jurusan, yaitu 
1. Jurusan Tarbiyah, yang terdiri dari
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI),
Program Studi Pendidikan Guru Raudathul Aftah (PGRA)
2. Jurusan Dakwah 
Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
3. Jurusan Syari'ah
Program Studi Perbankan Syari'ah (PS)
STAIN SAS Bangka Belitung adalah satu-satunya perguruan tinggi yang mencetak sarjana S1 di Bangka Belitung yang berbasis agama.

5. STIKES Citra Delima Bangka Belitung
STIKES Citra Delima Bangka Belitung berkomitmen dalam menghasilkan tenaga ahli yang profesional dibidang ilmu keperawatan dan kebidanan. Selain itu STIKES Citra Delima juga mempunyai tujuan untuk ikut membantu Pemerintah Daerah (PEMDA) menyiapkan tenaga Ahli MAdya Kebidanan (A.Md), Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners ( S. Kep, Ners) yang sampai saat ini masih sangat dibutuhkan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.   STIKES Citra Delima Bangka Belitung menerima pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2016/2017 yang terdiri dari 2 Program Studi yaitu :
 1)  S1 Keperawatan + Profesi Ners
 2)  DIII Kebidanan

6. STIKES Abdi Nusa

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusa (STIKES Abdi Nusa) Pangkal Pinang ini adalah salah satu Perguruan Tinggi yang berbasis sekolah tinggi di Bangka Belitung yang menyelenggarakan pendidikan di bidang kesehatan. Beralamat di Jalan Kacang Pedang No 1, Pangkalpinang, Bangka Belitung. STIKES Abdi Nusa Pangkalpinang sebagai pusat pendidikan penelitian dan informasi ilmiah dibidang kesehatan di wilayah kepulauan Bangka Belitung
Program Studi : 
Kesehatan Masyarakat dan Manajemen Pelayanan Rumah Sakit

7. STIE IBEK Babel
SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi - Institut Bisnis Ekonomi dan Keuangan yang disingkat STIE - IBEK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
STIE-IBEK Bangka Belitung merupakan sister school dari Universitas Timbul Nusantara-IBEK (yang dikenal sebagai STIE-IBEK Jakarta). Berdiri 11 Agustus 2000 berdasarkan Surat Ketua Yayasan IBEK Pangkalpinang nomor 01/KET/PP/VII/2000 dengan mengacu kepada Surat Keputusan Mendiknas Nomor 139/D/0/2000 tanggal 10 Agustus 2000 yang memberikan status terdaftar untuk Program Studi Strata 1 dan Diploma III dengan jurusan Akuntansi dan Manajemen sebagai bahan pertimbangannya. Beralamat di Jalan Usman Ambon 4, Kacang Pedang, Pangkalpinang, Bangka Belitung 33125. Untuk Informasi lebih lanjut tentang STIE IBEK dapat mengunjugi Website resminya atau bisa klik DI SINI

Program Studi dan Jurusan (forma/non-formal):
1. Jurusan Akuntansi & Manajemen (S-1)
2. Akuntansi & Manajemen (D-3)
3. Pelatihan singkat dilakukan juga dikampus ini seperti: Kursus Perpajakan Bravet A & B, Statistika & Olah Data, Komputer dan Aplikasi Bisnis, Bahasa Asing; Arab, Inggris dan Mandarin. 

8. STIE Pertiba

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiba (STIE Pertiba) Pangkalpinang memiliki jurusan Manajemen dengan program studi Manajemen dan mempunyai Konsentrasi Manajemen Pemasaran dan Manajemen Keuangan (S-1),  Akuntnasi (S-1) dan Program Magister Managemen.
Berdiri 25 Oktober 1982 dibawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Bangka Pangkalpinang. Pada tanggal 16 Juni 1991 STIE Pertiba mendapatkan status diakui dengan SK. MENDIKBUD Nomor:353/O/1991. 
Pada tanggal 22 Desember 1998 STIE Pertiba mendapatkan status Terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan SK. BAN-PT DEPDIKBUD RI Nomor:002/BAN-PT/AK-II/XII/1998 dan diperpanjang lagi dengan SK BAN-PT Depdiknas RI Nomor:007/BAN-PT/AK-VI/S1/IV/2003 tanggal 17 April 2003, serta diperpanjang lagi dengan SK BAN-PT Depdiknas RI Nomor:019/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tentang Status Terkakreditasi B. Selanjutnya, berdasarkan Surat Dirjen Dikti DEPDIKNAS RI Izin penyelenggaraan program studi diperpanjang lagi berdasarkan surat No.2194/D/T/2004 tanggal 29 Juni 2004.
STIE Pertiba beralamat di Jalan Adyaksa No.9 Kacang Pedang, Pangkalpinang.(Di Depan GOR Kacang Pedang) 

9. Akademi Manajemen Belitung
AKADEMI Manajemen Belitung didirikan pada Tanggal 24 Pebruari 2000 atas gagasan Bupati Belitung dan Ketua DPRD Kabupaten Belitung. Telah mendapat Status terdaftar berdasarkan surat keputusan MENDIKNAS RI Nomor. 170/D/0/2000 tanggal 23 Agustus 2000 Jurusan Administrasi Perkantoran dan Status terdaftar Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Dikti Nomor : 439/D/T/2008 Tanggal 30 Januari 2008. Beralamat di Jl. Depati Gegedek No.17 Tanjungpandan Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Program studi:
1. Manajemen Administrasi Perkantoran (D-3)
2. Manajemen Informatika (D-3)

10. STIH Pertiba

STIH Pertiba didirikan pada tanggal 25 Oktober 1982 di bawah naungan YAYASAN PERGURUAN TINGGI BANGKA Pangkalpinang. Pada Tanggal 02 Maret 1992 Sekolah Tinggi Ilmu HUkum Pertiba mendapat status terdaftar dengan SK> MENDIKBUD No. 0125/0/1992. Kondisi itu memberikan motivasi kepada STIH Pertiba untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan sistem pendidikan yang lebih baik lagi. Dengan sarana dan prasarana yang ada di STIH Pertiba selalu mengupayakan peningkatan mutu pendidikan, selanjutnya tahun 2006 dengan keputusan SK.BAN-PT DEPDIKNAS RI No. 007/BAN-PT/AK-X/S1/VI/2006 Terakreditasi B.

11. Akademi Keperawatan Pemkot Pangkalpinang


Akper Pangkalpinang merupakan Akademi Keperawatan milik Pemerintah Kota Pangkalpinangyang berdiri atas usulan Bapak Walikota Pangkalpinang dengan surat No.421.5/110/kesra/1994 pada tanggal 3 januari 1994.
Penyelenggaraan pendidikan dimulai pada tanggal 7 juni 1994 berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI No. HK.00.06.1.1.2436
Pada Tanggal 2 Mei 2008 Pemerintah Kota Pangkalpinang menyerahkan pengelolaan Akademi Keperawatan ke Yayasan Pendidikan Pangkalpinang.
Program Studi DIII Keperawatan terakreditasi BAN-PT sejak tanggal 29 Desember 2014 sampai dengan 28 Desember 2019

12. Akademi Kebidanan

Akademi Kebidanan Bunga Bangsaku Bangka, berdiri pada tanggal 5 September 2008 dengan SK no.179/D/0/2008 kemudian izin diperpanjang dengan SK Kemendiknas no. 2626/D/T/K-II/2010. Akbid Bunga Bangsaku Bangka bukan yang pertama tapi akan berusaha menjadi yang terBAIK... Akbid Bunga Bangsaku Bangka beralamat di Jl. Depati Hamzah RT/RW 06/01 Kel. Semabung Lama Kec. Bukit Intan Kota Pangkalpinang, BABEL
Praktek Klinik Kebidanan dilaksanakan oleh mahasiswa tingkat II semester IV di Bidan Praktek Swasta (BPS), Klinik Bersalin dan Rumah Bersalin, kompetensi yang wajib di capai oleh mahasiswa adalah :
1.  Keluarga Berencana
2.  Antenatal
3.  Intranatal
4.  Postnatal
5.  Bayi Baru Lahir
6.  Bayi dan Balita
7.  Gangguan Sistem Reproduksi
8.  Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan patologi
adapun pelaksanaannya tanggal 11 Maret s/d 2 April 2011, di Klinik Andewi, Klinik Bersalin Rona, Klinik Risky dan BPS Tarigan.

 13. STISIPOL Pahlawan 12 Pangkalpinang

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 merupakan perguruan tinggi yang berdiri pada tanggal 3 Maret 2007 dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 35/D/0/2007 tentang Pendirian Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik oleh Yayasan Cendekia Bangsa Sungailiat Bangka Belitung. 
STISIPOL Pahlawan 12 ini berdiri pada Tahun 2007. Pada awal berdirinya tahun 2007 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pahlawan 12 dipimpin oleh Drs. Maswan yang memiliki 2 program studi yaitu Program studi Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi. Kampus berada di daerah Perkantoran dan Dinas Pemerintahan Kabupaten Bangka.

14. Politeknik Kemenkes Pangkalpinang
Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang merupakan salah satu Perguruan Tinggi negeri di indonesia yang berbentuk Politeknik, dikelola oleh Kementerian Kesehatan dan termasuk kedalam kopertis wilayah Kementerian. Kampus ini telah beridiri sejak 1 Januari 0001 dengan Nomor SK PT dan Tanggal SK PT , Politeknik ini beralamat di Komplek Perkantoran dan Pemukiman Terpadu Pemprov Bangka Belitung Jalan Pulau Ba, kabupaten/kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia.